Mengintip Desain Perpustakaan Baghdad

Ini adalah desain Perpustakaan Baghdad. Perpustakaan ini dibangun oleh AMBS Architects. Walaupun perpustakaan ini belum jadi. Tapi, melihat desainnya saja membuat kita terpana. Betapa tidak, lihat saja sendiri.

Menurut Saad Eskander, Direktur Perpustakaan Nasional Irak, dalam memenuhi kebutuhan generasi mendatang, perpustakaan baru ini akan memainkan peranan penting dalam masa depan bangsa. Kita ketahui bahwa Irak adalah negara yang mengalami embargo selama tiga belas tahun dan delapan tahun peperangan. Hal ini membuat negara tersebut terisolasi dari dunia dan teknologi moderen. Kini, setelah kehancurannya, Irak kembali membangun negerinya.

Ali Mousawi pendiri AMBS Architect, yang meninggalkan Irak pada tahun 1982 karena situasi perang dan embargo, kembali untuk membangun Irak yang baru. Dalam pandangannya, generasi muda Irak kini telah salah arah. Mereka dikelilingi oleh kekerasan, selama beberapa tahun mengalami kekurangan pelayanan dan sedikitnya kesempatan kerja dan pengembangan diri. Tentu ini berbahaya. Oleh karena itu, ia berpendapat bahwa perpustakaan dapat membentuk generasi muda Irak menjadi intelektual, politisi, artis, penulis, sastrawan, seniman, dokter, pengacara, dan agen perubahan lainnya.

Bangunan perpustakaan ini akan membentuk seperti peninsula, dengan pemandangan ke arah danau. Hmmmm....seperti perpustakaan UI ya? Bersamaan dengan berdirinya perpustakaan ini, akan dibangun pula 30 gedung baru lainnya, termasuk tempat tinggal, tempat kebudayaan, kantor, dan pusat olahraga. Wow!

Nah, hebatnya nih...perpustakaan ini dibangun dengan konsep selain ramah terhadap pengunjung juga ramah terhadap lingkungan. Pengembangnya memiliki misi memberikan edukasi bagi masyarakat tentang arsitek dan teknologi. Dibuatnya panel tenaga surya pada atapnya, merupakan salah satu contoh komitmen mereka untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan. Dengan mengoptimalkan efisiensi energi mereka sadar bahwa masa depan Irak tidak hanya bergantung pada kekayaan minyaknya. Keren.

 
 


Sumber: AMBS PRESS RELEASE BAGHDAD LIBRARY