Pelatihan Pengelolaan Perpustakaan Sekolah dengan PT. ANTAM Persero Tbk dan Grafindo Media Pratama

Hari Kamis (31/10/13) saya akan memberikan pelatihan terkait pengelolaan perpustakaan untuk perpustakaan sekolah. Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk corporate social responsibility (CSR) PT. Aneka Tambang Persero Tbk (PT. ANTAM). Saya belum banyak mendapatkan informasi lengkap mengenai pelatihan ini. Saya hanya memiliki informasi dari pihak panitia berupa konfirmasi bahwa pelatihan ini untuk pengelolaan perpustakaan sekolah yang akan dilaksanakan di Pongkor Bogor pada tanggal 31 Oktober 2013 dan saya diminta untuk datang sehari sebelumnya (30/10) karena akan disediakan fasilitas menginap di asrama PT. ANTAM. Hmmmm….Yummmy….

Kurang lebih sekitar satu minggu lagi pelatihan ini akan dilaksanakan. Saya belum mendapatkan jadwal (run down) acara. Konsep kegiatan pelatihan ini pun belum jelas. Yang jelas, saya akan menjadi satu-satunya pemateri dalam pelatihan ini. Wow!

Saya bisa memahami bahwa peserta (audiens) pelatihan ini adalah perpustakaan sekolah. Tidak semua perpustakaan sekolah memiliki pustakawan. Karakteristik inilah yang menjadi fokus perhatian saya. Pengelolaan perpustakaan yang dikelola oleh sumber daya manusia yang berbeda minat dan latar belakangnya tentu akan menjadi suatu tantangan tersendiri. Tantangannya adalah:
  1. Materi pengelolaan perpustakaan seperti apa yang pas untuk diberikan kepada mereka dengan minat dan latar belakang yang beragam?
  2. Bagaimana cara saya menyampaikan materi kepada mereka?
Kedua pertanyaan inilah yang saat ini menari-nari dalam benak saya. Begitu banyaknya topik atau materi tentang pengelolaan perpustakaan. Waktu yang diberikan hanya 1 hari, itu pun maksimal 8 jam. Perkiraan saya, waktu efektif audiens menerima materi adalah maksimal 4 jam. Apakah perlu ada praktik? Belum lagi memikirkan audiens yang beragam, karena tidak menutup kemungkinan beberapa atau sebagian besar audiens telah atau sering mengikuti pelatihan perpustakaan. Huft…! Gimana nih?

Tapi, ada 1 ide yang saya pikir akan membuat pelatihan ini berbeda. Saya ingin membuat pelatihan ini berbeda dengan pelatihan pengelolaan perpustakaan dimanapun. Konsep ini belum pernah terjadi dalam pelaksanaan pelatihan manapun. Saya jamin! Apa itu? Kita lihat saja nanti ya…