Struktur Organisasi Perpustakaan Sekolah


Tanya:
Pa mau nanya, kalau di sebuah perpustakaan, sekolah dasar misalnya cuma ada satu orang pustakawan yang mengerjakan segala macam aktifitas dari pengadaan, pengolahan sampai pelayanan. Bagaimana cara membuat struktur organisasinya? Atau memang tidak perlu dibuatkan struktur? Makasih. Netty Risnanti

Jawab:
Perpustakaan merupakan standar sarana dan prasarana yang wajib dipenuhi oleh sebuah sekolah. Perpustakaan sekolah adalah unit kerja yang melakukan kegiatan/fungsi pengadaan, pengolahan, penyimpanan, dan pemanfaatan koleksi bahan pustaka yang mendukung proses belajar mengajar. Perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar kedudukan dan fungsinya sejajar dengan sumber belajar lainnya, seperti: laboratorium, ruang keterampilan, kesenian, bengkel kerja praktek, dan lain-lain.

Dalam pembentukan perpustakaan sekolah, ada beberapa langkah yang ditempuh:
1.       Menetapkan Landasan Hukum
Kepala Sekolah menetapkan Keputusan tentang penyelenggaraan perpustakaan, antara lain berisi struktur organisasi, tata cara penyelenggaraan, serta tempat dan waktu penyelenggaraan.

2.       Menetapkan Sumber Daya Manusia
Kepala Sekoah menunjuk tenaga pengelola perpustakaan/pustakawan. Jumlah dan spesialisasi SDM perpustakaan diharapkan sesuai dengan fungsi-fungsi perpustakaan.

3.       Menyediakan Koleksi
Kepala Sekolah menyediakan koleksi yang dapat dipinjamkan, minimal koleksi dasar

4.       Gedung dan Perabot
Kepala Sekolah menyediakan gedung/ruang atau tempat khusus untuk perpustakaan, serta perabot yang mutlak diperlukan untuk penyimpanan, pengolahan, dan pelayanan.

5.       Menyediakan dan Memprogram Anggaran
Kepala Sekolah menyediakan dan memprogram anggaran tetap untuk penyelenggaraan Perpustakaan Sekolah.

Kegiatan dan fungsi perpustakaan dikelompokkan menjadi dua (layanan), yaitu:
1.       Layanan teknis
Layanan teknis yaitu kegiatan pengadaan dan pengolahan bahan pustaka.
2.       Layanan pengguna
Layanan pengguna merupakan kegiatan yang memberikan layanan kepada pengguna perpustakaan seperti layanan sirkulasi (peminjaman), layanan rujukan (referensi), dan layanan membaca.

Bila melihat kondisi ideal diatas, maka perpustakaan sekolah merupakan sebuah institusi/organisasi. Bahkan dalam literatur dikatakan bahwa perpustakaan itu adalah sebuah organisme yang senantiasa akan berkembang. Seiring dengan perkembangan institusi/organisasi perpustakaan, maka diperlukan struktur organisasi yang bertujuan untuk mengatur secara tegas deskripsi kerja masing-masing bagian/unit di perpustakaan. Apabila dalam sebuah perpustakaan sekolah hanya memiliki satu pustakawan sekolah maka tidak diperlukan struktur organisasi perpustakaan sekolah.


Sumber Kepustakaan:
  1. http://lib.itb.ac.id/~mahmudin/makalah/materi-depag07/rencana/pedoman-madrasah1.pdf
  2. http://library.um.ac.id/images/gbjps/art02ktu.pdf
  3. http://xa.yimg.com/kq/groups/20791171/779772935/name/DOKUMEN+KP+SRI+UTAMI.pdf#page=17